Kamis, 20 Oktober 2016
SISTEM, TEKNOLOGI,SISTEM CERDAS, TEKNOLOGI SISTEM CERDAS
TUGAS 1 SOFTSKILL
1. Apa itu Sistem?
2. Apa itu Teknologi?
3. Apa itu Sistem Cerdas?
4. Apa itu Teknologi Sistem Cerdas?
1.
Sistem berasal
dari bahasa latin (systēma) dan bahasa yunani (sustēma) adalah suatu
kesatuan yang terdiri komponen
atau elemen yang dihubungkan bersama untuk
memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah
ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang
berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Bentuk umum dari ; System adalah sekelompok komponen dan elemen yang
digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu.
Menrut beberapa ahli mengenai suatu arti atau definisi dari Sistem
·
Jogianto (2005:2) Sistem adalah kumpulan dari
elemen elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. System ini
menggabambarkan suatu kejadian dan suatu kesatuan yang nyata seperti tempat,
benda atau orang ang betul betul terjadi.
·
Indrajit (2001:2), Sistem adalah
kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara
satu dengan lainnya.
·
Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan
dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai
tujuan-tujuan yang sama.
Komponen atau Karakteristik sistem
adalah bagian yang membentuk sebuah sistem, diantaranya:
- Objek, merupakan bagian, elemen atau variabel. Ia dapat berupa benda fisik, abstrak atau keduanya.
- Atribut, merupakan penentu kualitas atau sifat kepemilikian sistem dan objeknya.
- Hubungan internal, merupakan penghubungan diantara objek-objej yang terdapat dalam sebuah sistem.
- Lingkungan, merupakan tempat dimana sistem berada.
- Tujuan, Setiap sistem memiliki tujuan dan tujuan inilah yang menjadi motivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tidak terkendali. Tentu tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
- Masukan, adalah sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses. Masukan tersebut dapat berupa hal-hal yang tampak fisik (bahan mentah) atau yang tidak tampak (jasa).
- Proses, adalah bagian yang melakukan perubahan dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai (informasi) atau yang tidak berguna (limbah)
- Keluaran, adalah hasil dari proses. Pada sistem informasi berupa informasi atau laporan, dsb
- Batas, adalah pemisah antara sistem dan daerah luar sistem. Batas disini menentukan konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem. Batas juga dapat diubah atau dimodifikai sehingga dapat merubah perilaku sistem.
- Mekanisme pengendalian dan umpan balik, digunakan untuk mengendalikan masukan atau proses. Tujuannya untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
Sistem juga
merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam
suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, CONTOH umum misalnya suatu tempat atau daerah memiliki system jam
malam yaitu suatu kegiatan khusus yang dilakukan pada malam hari dengan batas
waktu yang telah di tentukan untuk suatu tujuan tertentu.
2.
TEKNOLOGI adalah
keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi
kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Secara umum, teknologi dapat
didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara
terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam
penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan
untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata. Ia adalah istilah yang
mencakupi banyak hal, dapat juga meliputi alat-alat sederhana, seperti linggis
atau sendok kayu, atau mesin-mesin yang rumit, seperti stasiun luar angkasa
atau pemercepat partikel. Alat dan mesin tidak mesti berwujud benda; teknologi
virtual, seperti perangkat lunak dan metode bisnis, juga termasuk ke dalam
definisi teknologi ini. dan Teknologi juga dapat dipandang sebagai kegiatan
yang membentuk atau mengubah kebudayaan. Selain itu, teknologi adalah terapan
matematika, sains, dan berbagai seni untuk faedah kehidupan seperti yang
dikenal saat ini. Sebuah contoh modern adalah bangkitnya teknologi komunikasi,
yang memperkecil hambatan bagi interaksi sesama manusia, dan sebagai hasilnya,
telah membantu melahirkan sub-sub kebudayaan baru; bangkitnya budaya dunia maya
yang berbasis pada perkembangan Internet dan komputer. Tidak semua teknologi
memperbaiki budaya dalam cara yang kreatif; teknologi dapat juga membantu
mempermudah penindasan politik dan peperangan melalui alat seperti pistol atau
bedil. Sebagai suatu kegiatan budaya, teknologi memangsa ilmu dan rekayasa,
yang masing-masing memformalkan beberapa aspek kerja keras teknologis
CONTOH penerapan teknologi dalam bidang persenjataan atau alat
tempur pada miter. Kita tahu disaat kita dahuu banyak suatu senjata yang sangat
sederhana seperti bambu runcing sampai senjata api namun seiring perkembangan
jaman dan pesat nya suatu perkembangan tekonologi, saat ini persenjataan
militer cukup baik karena adanya suatu teknologi yang canggih seperti rudal
jarak jauh, rudal pengendali atau suatu drone untuk menghancurrkan rudal di
udara jika Negara tersebut terancam. Inilah suatu kemajuan teknologi yang
berkembang baik saat ini.
3.
SISTEM CERDAS
adalah sistem yang menerapkan kecerdasan buatan. Jadi, “kecerdasan” inilah yang
diciptakan untuk kemudian dimasukkan ke dalam suatu mesin atau komputer. Sistem
ini dibuat agar dapat berpikir layaknya manusia. Sistem ini juga dibuat agar
dapat “berperilaku” seperti manusia, juga mampu menyerap pengalaman dan mampu
bertindak berdasarkan pengalaman tersebut, sehingga sistem ini seolah-olah
mempunyai kehendak sendiri dan mampu berpikir seperti halnya manusia.
Tiga konsep dasar dalam
sistem cerdas adalah:
1.
Bagaimana kerja otak
manusia? Hal ini dibahas dalam kajian Artificial Neural
Network yang membahas
mengenai bagaimana cara sel saraf otak kita bekerja.
2.
Bagaimana manusia
berpikir? Hal ini dibahas dalam kajian Artificial Intelligence
yang membahas mengenai bagaimana mesin dapat berpikr dan
bertindak layaknya manusia.
3.
Bagaimana manusia
merasa? Hal ini dibahas dalam kajian Fuzzy Logic yang membahas mengenai
bagaimana mesin dapat dibuat agar mempunyai unsur-unsur perasaan seperti
manusia sehingga mesin tersebut dapat mempunyai kehendak dan mengambil
keputusan sesuai unsur rasa tersebut.
CONTOH Perkembangan secara sistematis kemudian dimulai
ditemukannya komputer digital.
* Sistem catur AI mengalahkan manusia (Pecatur master)
pada tahun 1991.
* Robotik, peranti mekanika yang diprogram untuk melakukan berbagai tugas.
* Robotik, peranti mekanika yang diprogram untuk melakukan berbagai tugas.
*dan seperti suatu aplikasi google yaitu menyediakan
layanan cerdas
memberikan informasi
berbentuk audio atau video yaitu bukti suatu bentuk
system cerdas
dari layanan sebelumnya hanya menampilkan suatu bentuk teks.
4.
TEKNOLOGI SISTEM CERDAS
Artificial Intelligence atau Kecerdasan
Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan,
pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi
informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki
manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk
menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual
manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan
kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.
Sistem Cerdas merupakan
semua tentang Optimasi, Probabilitas, Statistik, Logika
dan algoritma. Dalam membuat mesin, memerhatikan 4
hal pendekatan berikut :
1. Thinking humanly
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari
proses berpikir yang menyerupai manusia (human like)
2. Acting humanly
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari
perilaku sistem yang menyerupai manusia. pada penilaianacting humanly,
suatu sistem dianggap "cerdas" apabila pewawancara dalam sistem ini
tidak dapat membedakan antara manusia dengan sistem tersebut. sampai saat ini
belum ada sistem uang mampu lolos dari tes ini
3. Thinking Rationally
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari
proses berpikir yang diarahkan menuju hasil yang terbaik
4. Acting Rationally
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari
perilaku sistem diarahkan menuju hasil yang terbaik. acting rationally,
berguna untuk mendapatkan hasil terbaik atau menuju ekspektasi terbaik
Contoh Penerapan Teknologi Sistem Cerdas Dalam Bisnis
Teknologi Sistem Cerdas pada Bisnis
Sistem pakar (expert system) yaitu sistem yang meniru
kepakaran (keahlian) seseorang dalam bidang tertentu dalam menyelesaikan suatu
permasalahan (Horn, 1986). Sistem pengolahan bahasa alami (natural language
processing).
Contoh Aplikasi
Sistem Pakar :
·
XSEL : Sistem pakar
ini dapat bertindak sebagai asisten penjual, yang membantu penjual komputer DEC
memilihkan pesanan pelanggan sesuai dengan kebutuhan.
·
MYCIN : Sistem ini
dikembangkan di Universitas Stanford pada pertengahan 1970-an dengan
tujuan untuk membantu jurumedis dalam mendiagnosa penyakit yang disebabkan
bakteri.
·
PROSPECTOR : Sistem
ini diciptakan oleh Richard Duda, Peter Hard, dan Rene Reboh pada tahun 1978
yang menyediakan kemampuan seperti seorang pakar di bidang geologi.
Sumber;
For ex., George Crabb, Universal
Technological Dictionary, or Familiar Explanation of the Terms Used in All Arts
and Sciences, Containing Definitions Drawn From the Original Writers,
(London: Baldwin, Cradock and Joy, 1823), s.v. "technology."
^ Julius Adams Stratton and Loretta H. Mannix, Mind and
Hand: The Birth of MIT (Cambridge: MIT Press, 2005), 190-92. ISBN
0-262-19524-0.
^ Eric Schatzberg, "Technik Comes to America: Changing Meanings of Technology
Before 1930," Technology and Culture 47 (July 2006):
486-512
^ Read Bain, "Technology and State Government,"
American Sociological Review 2 (December 1937): 860.
Senin, 23 Mei 2016
Manajemen Layanan Sistem Informasi (tugas pert3)
Manajemen Layanan Sistem Informasi
Perubahan
Manajemen
A.
Maksud
dan Tujuan
Proses terus-menerus memperbaharui organisasi
berkenaan dengan arah, struktur, dan kemampuan untuk melayani kebutuhan yang
selalu berubah dari pasar, pelanggan dan para pekerja itu sendiri .
Tujuan perubahan disatu sisi untuk memperbaiki kemampuan
organisasi dalam menyesuaikan didi dengan perubahan lingkungan dan disisi lain,
mengupayakan perubahan perilaku karyawan untuk meningkatkan
produktivitasnya.Perubahan harus dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai
hal agar manfaat yang ditimbulkan oleh perubahan harus lebih besar daripada
beban kerugian yang harus ditanggung.
B.
Konsep
Dasar
Definisi
Manajemen Perubahan adalah suatu upaya yg
dilakukan manajemen guna melakukan perubahan berencana dengan menggunakan jasa/
bekerjasama dengan intervenis/ konsultan. Agar organisasi tersebut tetap
survive dan bahkan mencapai puncak perkembangannya.
C. Kegiatan
1).
Suatu perubahan seringkali tidak ada awal dan akhir yang jelas.
2). Suatu perubahan yang efektif dapat dimulai dengan perbaikan dalam beberapa bidang tertent
3). Suatu perubahan harus berjalan sekaligus, baik secara top-down maupun bottom-up.
4). Suatu perubahan organisasi memiliki dimensi pribadi yang penting.
5). Dilakukannya suatu pengukuran adalah kunci bagi suatu perubahan yang berhasil dan berkelanjutan.
2). Suatu perubahan yang efektif dapat dimulai dengan perbaikan dalam beberapa bidang tertent
3). Suatu perubahan harus berjalan sekaligus, baik secara top-down maupun bottom-up.
4). Suatu perubahan organisasi memiliki dimensi pribadi yang penting.
5). Dilakukannya suatu pengukuran adalah kunci bagi suatu perubahan yang berhasil dan berkelanjutan.
D.
Hubungan
dengan Proses Manajemen Layanan lainnya
Hubungan
dengan proses manajemen layanan lainnya yaitu sangat berperngaruh dikarenakan
apabila Terjadi perubahan Manajemen otomatis semua layanan manajemennya akan
mengalami perubahan baik konsep,strategi,dan layanannya.
2. Penyebaran
Manajemen
A. Maksud dan
Tujuan
Tujuan: ITIL Release dan Manajemen Deployment
bertujuan untuk merencanakan, jadwal dan mengontrol pergerakan rilis untuk
menguji dan lingkungan hidup. Tujuan utama dari Manajemen Pers dan Manajemen
Deployment adalah untuk memastikan bahwa integritas lingkungan hidup dilindungi
dan bahwa komponen yang benar dilepaskan.
B. Konsep
Dasar
Pada dasarnya, kegiatan dan tujuan proses proses Release dan
Deployment Manajemen di ITIL V3 identik Release Management di ITIL V2. ITIL V3
Manajemen Siaran memberikan rincian jauh lebih di bidang perencanaan Release
dan pengujian; ini menyebabkan penambahan dua proses khusus yang dimasukkan di
bawah Manajemen Pers dalam versi ITIL sebelumnya: Manajemen Proyek -
Perencanaan Transisi dan Dukungan , dan Layanan Validasi dan Pengujian .
ITIL Manajemen Siaran & ITIL Deployment Manajemen ITIL
ITIL
Rilis & Manajemen Deployment
Dalam
ITIL 2011 Manajemen Siaran dipanggil dari Manajemen Proyek untuk melakukan
perencanaan rinci dari Release membangun , Lepaskan tes dan Rilis penyebaran .
Antarmuka tambahan antara Manajemen Pers dan Manajemen
Proyek ITIL telah diperkenalkan untuk memastikan bahwa Manajemen Proyek terus
diberikan informasi perencanaan saat ini.
ITIL 2011 bimbingan terbaru juga menetapkan bahwa minor
Perubahan dilaksanakan oleh Manajemen Perubahan tanpa keterlibatan Manajemen
Pers, sehingga Minor Rilis Deployment sub-proses telah dihapus.
C. Kegiatan ,
Metode dan Teknik
Release Manager bertanggung jawab
untuk perencanaan dan pengendalian gerakan Pers untuk menguji dan lingkungan
hidup. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa integritas lingkungan
hidup dilindungi dan bahwa komponen yang benar dilepaskan.
Tanggung jawab Matrix: ITIL Manajemen Siaran
|
||||
ITIL Peran / Sub-Proses
|
Project Manager [3]
|
Layanan Owner [3]
|
Peran lain yang terlibat
|
|
-
|
-
|
-
|
||
AR
|
R
|
-
|
-
|
|
AR
|
-
|
-
|
-
|
|
AR
|
-
|
R
|
R [4]
|
|
AR
|
-
|
R
|
R [5]
|
|
AR
|
-
|
-
|
-
|
|
Keterangan
[1] A:
Akuntabel menurut Model RACI: Mereka yang akhirnya bertanggung jawab
untuk penyelesaian yang benar dan menyeluruh dari proses ITIL Rilis &
Deployment.
[2] R:
Bertanggung jawab sesuai dengan Model RACI: Orang-orang yang melakukan
pekerjaan untuk mencapai suatu tugas dalam Manajemen Pers.
[3]
melihat → deskripsi Peran
[4]
Proses Pemilik, IT Operator, Fasilitas Manager (dan lain-lain, yang sesuai)
[5]
... dan lain-lain, yang sesuai.
D. Hubungan
dengan Proses Manajemen Layanan lainnya
Dukungan Manajemen rilis
Proses Tujuan: Untuk
memberikan pedoman dan dukungan untuk penyebaran Pers .
· Perencanaan rilis
Proses Tujuan: Untuk menetapkan Perubahan berwenang untuk Rilis Paket dan untuk menentukan
ruang lingkup dan isi dari Pers. Berdasarkan informasi ini, proses
Perencanaan Rilis mengembangkan jadwal untuk membangun, pengujian dan menyebarkan
rilis tersebut.
Dukungan Hidup Awal
Proses Tujuan: Untuk mengatasi masalah operasional cepat selama
periode awal setelah penyebaran Rilis , dan untuk
menghilangkan kesalahan yang tersisa atau kekurangan.
3. Pemenuhan Permintaan
A. Maksud dan
Tujuan
Tujuan proses pemenuhan permintaan yaitu sumber dan
memberikan komponen layanan standar yang diminta membantu dengan informasi
General, keluhan atau komentar
B. Model
Permintaan
Permintaan
pemodelan menggunakan metode statistik dan intelijen bisnis masukan untuk
menghasilkan perkiraan permintaan akurat dan efektif mengatasi variabilitas
permintaan. Permintaan modeling menjadi lebih penting karena peramalan dan
manajemen persediaan sedang rumit dengan meningkatnya jumlah item yang bergerak
lambat, yang disebut "ekor panjang" dari berbagai produk, banyak yang
memiliki pola permintaan tak terduga di mana khas "normal distribusi
"asumsi yang digunakan oleh model tradisional sama sekali tidak memadai.
Dalam skenario ini, berhasil mengelola perkiraan dan persediaan memerlukan
canggih permintaan dan pemodelan persediaan teknologi untuk andal mendukung
tingkat layanan yang tinggi.
C.
Hubungan
dengan proses manajemen layanan lainnya
Layanan
Permintaan Pemenuhan Grup mengkhususkan diri pada pemenuhan jenis
tertentu Permintaan layanan . Biasanya, Tingkat 1 Dukungan akan
memproses permintaan sederhana, sementara yang lain diteruskan ke Pemenuhan
Grup khusus.
4. Manajemen Operasi TI
A. Maksud dan
Tujuan
Manajemen operasional TI adalah
proses pengelolaan infrastruktur TI sehari-hari termasuk pengelolaan
provisioning, kapasitas, kinerja dan ketersediaan lingkungan komputasi,
jaringan dan aplikasi. manajemen operasional TI sangat penting untuk organisasi
TI yang bertanggung jawab untuk memberikan efisien layanan berkualitas tinggi
dan aplikasi dalam mendukung bisnis digit
B. Konsep
Dasar
Operasi teknologi informasi, atau operasi TI,
adalah himpunan semua proses dan layanan yang baik ditetapkan oleh TI staf
untuk internal atau eksternal mereka klien dan digunakan sendiri, untuk
menjalankan dirinya sebagai bisnis .
Definisi operasional TI berbeda di seluruh
TI industri ,di mana vendor dan organisasi individu sering membuat definisi
adat mereka sendiri proses dan layanan tersebut untuk tujuan pemasaran produk
mereka sendiri. Biasanya, mereka termasuk manajemen , visi, perencanaan ,
desain , implementasi , konstruksi, penyebaran , distribusi , verifikasi ,
instalasi , Instansiasi, pelaksanaan dan pemeliharaan.
Mereka berusaha untuk menentukan proses umum
dan prosedur, kebijakan, peran, tanggung jawab, terminologi , praktik terbaik
dan standar untuk menjalankan suatu perusahaan.
C.
Hubungan
dengan Proses Manajemen Layanan lainnya
Meja
layanan: Menangani beberapa teknologi dan perangkat melalui server cloud
terpusat. Sebuah proses operasi sederhana menangani tiket Anda, manajemen
konfigurasi, manajemen aset, perubahan dan rilis. Semuanya hanya dengan sekali
klik dan Anda dapat memantau dari lokasi manapun. Tidak ada lagi mendapatkan
terpaku kursi Anda atau risiko hilang setiap pembaruan penting.
Singkirkan tugas
biasa: Apakah Anda menghabiskan sebagian besar waktu Anda menyortir melalui
tiket dan menugaskan ke orang yang tepat? Membuat sederhana itu! Hanya
menetapkan aturan dengan Freshservice dan tugas-tugas otomatis dibuat. Fitur
seperti Responses Kaleng, Scheduler yang membantu Anda bekerja lebih cerdas;
Meja layanan otomatis kami akan memberikan operasi TI Anda tangan membantu yang
Anda butuhkan buruk
5.
Aplikasi Manejemen
A.
Maksud
dan Tujuan
Tujuan: ITIL Aplikasi Manajemen bertanggung
jawab untuk mengelola aplikasi di seluruh siklus hidup mereka. Proses ini
memainkan peran penting dalam aspek terkait penerapan merancang, pengujian,
operasi dan meningkatkan layanan TI, serta dalam mengembangkan keterampilan
yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi organisasi TI. Aplikasi Manajemen
merupakan kegiatan yang sedang berlangsung, sebagai lawan Pengembangan Aplikasi
yang biasanya satu kali set kegiatan untuk membangun aplikasi.
B.
Konsep
Dasar
Terdapat enam fungsi teknologi
informasi, yaitu: Menangkap (Capture) Menangkap disini dapat diartikan sebagai
menginput. Misalnya menerima inputan dari mic, keyboard, scanner, dan
lain-lain. Mengolah (Processing) Mengolah atau memproses data masukkan yang
diterima untuk menjadi informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa
mengkonversi, menganalisis, dan menghitung (kalkulasi). Menghasilkan
(Generating) Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang
berguna atau laporan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Misal laporan,
tabel, grafik, gambar, dan lain-lain.
Menyimpan (Storage) Merekam atau
menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan untuk
keperluan lain. Contohnya adalah menyimpan ke hard disk, flash disk, tape, dan
lain-lain. Mencari Kembali (Retrival) Menelusuri dan mendapatkan kembali
informasi atau mengkopi data dan informasi yang sudah tersimpan. Misalnya
mencari data penjualan yang sudah disimpan sebelumnya. Mentransmisi
(Transmission) Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain
melalui jaringan komputer. Misalkan mengirimkan data penjualan dari user A ke
user yang lainnya.
C.
Hubungan
dengan Proses Manejemen Layanan lainnya
Aplikasi
Analyst adalah peran Manajemen Aplikasi yang mengelola aplikasi di seluruh
siklus hidup mereka. Ada biasanya satu Aplikasi Analyst atau tim analis
untuk setiap aplikasi utama. Peran ini memainkan peran penting dalam aspek
terkait penerapan merancang, pengujian, operasi dan meningkatkan layanan
TI. Hal ini juga bertanggung jawab untuk mengembangkan keterampilan yang
dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi yang diperlukan untuk memberikan
layanan TI.
Tanggung jawab Matrix: ITIL Manajemen Aplikasi
|
|
ITIL Peran / Sub-Proses
|
|
aplikasi
Manajemen
(tidak
ada sub-proses yang ditentukan)
|
|
D. Keterangan
E. [1] A: Akuntabel menurut Model RACI:
Mereka yang akhirnya bertanggung jawab untuk penyelesaian yang benar dan
menyeluruh dari proses ITIL Aplikasi Manajemen.
F.
[2] R: Bertanggung jawab sesuai
dengan Model RACI: Orang-orang yang melakukan pekerjaan untuk mencapai suatu
tugas dalam Manajemen Aplikasi.
SUMBER :
Langganan:
Postingan (Atom)